Sabtu, April 26, 2008

Endometriosis : penyebab nyeri haid & ketidaksuburan


Tubuh wanita memiliki rahim yang digunakan sebagai rumah bakal janin kelak. Dinding rahim bagian dalam dilapisi oleh suatu jaringan yang disebut endometrium atau selaput lender. Normalnya, selama menstruasi berlangsung, lapisan endometrium (selaput lender) ini akan meluruh dan keluar bersama dengan darah menstruasi.
Ada kalanya jaringan endometrium tumbuh di luar rahim yang dikenal dengan nama endometriosis. Jaringan ini dapat berpindah dan tumbuh di berbagai alat tubuh lain seperti indung telur, kandung kemih dan lainnya.
Menstruasi dan endometriosis.
Setiap bulan indung telur akan mengeluarkan hormon (estrogen dan progesterone) yang merangsang sel-sel endometrium untuk menebal dan bersiap-siap untuk menerima
hadirnya sel telur yang sudah dibuahi (janin, bila terjadi kehamilan). Jika ternyata tidak terjadi pembuahan, jaringan yang sudah siap tadi akan meluruh dan dikeluarkan bersama menstruasi.
Bila Anda mengalami endometriosis, jaringan endometrium yang tumbuh diluar rahim juga akan dipengaruhi oleh hormon yang sama sehingga akan menebal. Tetapi jaringan ini tidak mampu melepaskan diri dari jaringan sekitar tempat mereka melekat. Kadang timbul sedikit pendarahan dan sembuh dengan sendirinya. Hal ini terus berulang setiap bulan sehingga dapat menimbulkan luka parut dan akhirnya mengikat organ—organ yang ada di dalam panggul, sehingga terjadi perlengketan diantara alat tubuh di perut.
Bentuk, ukuran dan warna endometriosis juga cukup bervariasi. Ada yang berukuran kecil, bahkan ada yang bisa mencapai ukuran kira-kira sebesar jeruk bali.
Penyebab dan Gejalanya
Penyakit endometriosis dapat menyerang wanita segala usia, termasuk remaja. Penyebab secara pastinya hingga kini belum diketahui. Ada beberapa kemungkinan penyebabnya, antara lain :
¨1. Aliran balik darah menstruasi (seharusnya darah menstruasi mengalir ke vagina, tetapi pada penyakit endometriosis diduga aliran darah mengalir balik ke saluran indung telur dan memasuki rongga panggul).
¨2. Kondisi medis tertentu yang mungkin menganggu lancarnya aliran darah menstruasi.
¨ 3. Jenis infeksi tertentu dalam panggula yang mungkin merusak sel-sel yang melapisi rongga panggul yang bisa memicu timbulnya endometriosis
¨ 4. Keturunan

Endometriosis tidak boleh dianggap sepele, karena kesuburan Anda dapat terganggu. Konsultasi dengan dokter merupakan langkah bijak untuk mengenali dan mengatasinya.

Dokter akan mengevaluasi kondisi Anda dengan melakukan serangkaian pemeriksaan, antara lain pemeriksaan panggul (pelvic exam) untuk mengetahui dimana sumber rasa nyeri, kemungkinan adanya benjolan dan kemungkinan adanya radang pada leher rahim dan vagina. Pemeriksaan laboraturium, memeriksa darah dan urin mungkin juga akan dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya gangguan kesehatan lainnya.






Tidak ada komentar: